Hadits Dalam Kacamata Mu’tazilah: Studi Tentang Al-Qadhi ‘Abdul Jabbar Dan Abu Al-Husain Al-Basri

Main Article Content

Laily Liddini

Abstract

Tulisan ini bertujuan (1) mengkaji cara pandang Mu’tazilah tentang Qadhi Abdul Jabbar sebagai tentang  hadits. (2) menginterpretasi atau mendekripsikan secara analitis hadits-hadits yang di tentang oleh Mu’tazilah. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan untuk membahas persoalan yang ada dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research), dengan pendekatan metode analisis komprehensif. Mu’tazilah dalam menyikapi segala hal selalu berpedoman dengan lima dasar kerangka berfikir (ushul al-khamsah), tanpa kecuali dalam menyikapi hadits. Kaum mu’tazilah yang selalu menggunakan akalnya dalam segala hal menjadikannya al-Quran maupun hadist tunduk padanya. Dalam bidang hadits, mereka tidak mempercayai sahabat, mereka mengigkari hadits mutawatir, mereka mengingkari hadits ahad, bahkan terkadang memalsukan hadits demi memperkuat pendapatnya. Gambaran penyimpangan Mu’tazilah terhadap hadits diantaranya: mengenal Allah SWT dengan bukti yang nyata, mengingkari adanya melihat Allah SWT pada hari kiamat, mengingkari adanya syafa’at Rasulullah SAW, mengingkari adanya mu’jizat Rasulullah SAW, pendapatnya mengenai hukuman bagi peminum khamr dan anggur, dan mengingkari adanya adzab kubur.

Article Details

Section
Articles

References

Al-Baghdadi, Abdul Qodir al Firoq Baina al Firoq, Kairo : Mathba’ah al Madani, tt

Al-bashri, Abu al Husain. al Mu’tamad fi Ushul al Fiqh, Bairut : Dar kutub al ‘ilmiyyah

Amin, Ahmad. Dhuhiy al Islam, kairo : Maktabah Nahdhoh, 1964

Assyahrostani, Milal wa Nihal, Kairo: Musthofa Babu Halaby, 1378H

Dzahabi, mizan al I’tidal, Kairo ; Maktabah ‘Isa Babu Halaby, cet 1, 1389 H

Ibn Hajar al-Asqalani, Fathul Baari, Mesir: Mustofa Bab Halaby, 1378H

Subhi, Ahmad Mahmud. fi ‘Ilmi Kalam Dirosah Falsafiyyah fi Ushuluddin, Bairut : Dar nahdhoh lil ‘Arobiyyah, 1985

Jarullah, Zuhdi. al Mu’tazilah, Bairut : Muassasah al ‘Arobiyyah liddirosat wa nasyr, 1990.

Shodiq, Liwa hasan. Juzuur al Fitnah fi al Firoq al Islamiyah mundzu ‘Ahdi al Rosul hatta Ightiyal Sadat, Kairo : Maktabah Madbouli, 2004.

Tim mahasiswa jurusan TH-Khusus angkatan 07 UIN sunan kalijaga, Yang Menggugat dan Yang Membela, Yogyakarta, Interpena, 2011.

Husain, Abu Lubabah. Pemikiran hadist mu’tazilah, Jakarta, Pustaka firdaus, 2003.

Husain, Abu lubabah. Mauqif al Mu’tazilah min as Sunnah an Nabawiyah wa Mawathin Inhirofuhum ‘Anhuma, Riyadh: Dar Liwa lin Nasyr wa Tauzi’, 1979.

Qutaibah, Ibn. Takwil Mukhtalif Hadits, Bairut; Dar Jayl, 1393 H

Syafi’i, Al Risalah, Kairo; Mustofa Babu Halabi, 1388 H

Shahih Muslim, Kairo: Maktabah ‘Isa Babu Halaby, 1374 H

Suyuthy, Tadribu Rowi, Dar kutub al-Haditsiyah, cet 2, 1385 H

Zuhroh, Muhammad Abu. Tarikh al Madzahib al Islamiyah, Dar Fikr.

Zaid, Nashr Hamid Abu. Menalar Firman Tuhan; Wacana Majas dalam al-Quran Menurut Mu’tazilah, Bandung : Mizan , 2003.

Machasin, Al-Qadhi ‘Abdul Jabbar dan Ayat-Ayat Mutasyabihat Dalam Al-Quran; Pembahasan tentang kitab Mutasyabih al-Quran, disertasi, Yogyakarta.