Analisis Ketentuan Batas Minimal Usia Perkawinan Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 Menjadi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019

Authors

  • Fazat Labaiba

DOI:

https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v3i2.74

Keywords:

Batas Usia Perkawina, UU Perkawinan

Abstract

Ketentuan mengenai usia perkawinan sebetulnya telah lama mendapatkan reaksi pro dan kontra. Reaksi ini terlihat semakin jelas ketika Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian uji materi mengenai ketentuan batas minimal usia perkawinan yang digugat oleh sejumlah aktifis dan warga negara. Polemik mengenai ketentuan batas minimal usia perkawinan kemudian satu per satu muncul seperti sudah tidak relevan dan terdapat beberapa Undang-Undang yang bersifat kontra terhadap ketentuan batas minimal usia perkawinan bagi perempuan. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti menggunakan jenis penelitian Library Research (penelitian kepustakaan) yakni penelitian yang sumber datanya berasal dari literatur kepustakaan. Ditinjau dari teori keadilan milik Rawls, mengenai dampak dan ketentuan batas minimal usia perkawinan pada pasal 7 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dapat dikatakan belum cukup memiliki unsur keadilan yaitu adanya pemberian unsur hak dan unsur manfaat. Dengan adanya Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UndangUndang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan memberi kesempatan kepada para perempuan untuk mendapatkan hak pendidikan, hak sehat, hak yang sama sebagaimna laki-laki, ia dapat bekerja dan mendapatkan porsi pekerjaan yang layak sesuai dengan ketentuan Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan hak-hak lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Undang-undang Republik Indonesia Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan
Kompilasi Hukum Islam, Bandung: Citra Umbara, 2012.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan
Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan
Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan (Salinan).
3. KAMUS
KBBI V, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima, Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud): Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, 2016.

4. BUKU.
I’anah, Nur, Anak Menggendong Anak (Potret Kehidupan Remaja Paska
Perkawinan Dini Karena Kehamilan, dalam Menikah Muda di Indonesia
Suara, Hukum dan Praktik, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
Idrus, Nur Ilmi, Siap Tidak Siap Harus Siap: Status Menikah, Peran Negar dan
Konsekuensi Perkawinan Anak Tomoni Timur Luwu Timur Sulawesi
Selatan, dalam Menikah Muda di Indonesia Suara, Hukum dan Praktik,
Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
Irianto, Sulistyowati, Menikah Muda di Indonesia Suara, Hukum dan Praktik,
Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
Irwan Abdullah, Sangkan Peran Gender, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.
Kamsi, Pergulatan Hukum Islam dan Politik dalam Sorotan, Yogyakarta: Pustaka
Ilmu, 2014.
Lestari, Sri, Psikologi Keluarga Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam
Keluarga, Jakarta: Prenademia Group, 2018.
Mardani, Hukum Keluarga Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2017.
Nasution, Khoiruddin, Hukum Perdata (Keluarga) Islam Indonesia dan
Perbandingan Hukum Perkawinan di Dunia Muslim dengan Pendekatan
Integratif Interkonektif, Yogyakarta: ACAdeMIA + TAZZAFA, 2013.
Nasution, Khoiruddin, Hukum Perkawinan dan Warisan di Dunia Muslim Modern,
Yogyakarta: ACAdeMIA, 2012.
Nasution, Khoirudin, Islam tentang Relasi Suami dan Istri (Hukum Perkawinan),
Yogyakarta: ACAdeMIA dan TAZZAFA, 2004.
Siroj, Malthuf, Pembaruan Hukum Islam di Indonesia Telaah Kompilasi Hukum
Islam, Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2017.
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Afabeta. 2018.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta,
2012.
Suketi, Metodologi Penelitian Hukum (Filsafat, Teori dan Praktik), Depok: PT
RajaGrafindo Persada, 2018.
Suntana, Ija, Politik Hukum Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2014.
Suyanto, Bagong, Sosiologi Anak, Jakarta: Prenadamedia Group, 2019.
Thohir, Umar Faruq, “Reformasi Hukum Kelaurga Islam Turki” dalam Khairudin
Nasution, Hukum Perkawinan dan Warisan di Dunia Muslim Modern
Yogyakarta: ACAdeMIA, 2012.
Yumni, Hilmi, dan Saptandari, Pinky, Otonomi Perempuan Hamil Usia Muda,
dalam Menikah Muda di Indonesia Suara, Hukum dan Praktik, Jakarta:
Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
5. ARTIKEL
Ahmad Masfuful Fuad, Ketentuan Batas Minimal Usia Kawin: Sejarah, Implikasi
Penetapan Undang-undang Perkawinan, Jurnal Petita Vol. 1 No.1, April,
2016.
Asrori, Achmad, Batas Usia Perkawinan Menurut Fukaha dan Penerapannya
dalam Undang-undang Perkawinan di Dunia Islam, Al-‘Adalah Vol. XII,
No.4, Desember 2015.
Child Marriage, https://www.unfpa.org/ diakses 21 desember 2018.
126
Child, Early and Force Marriage Legislation in 37 Asia-Pasific Countries, (InterParliamentary
Union (IPU)
and
World
Health
Organization
(WHO),
2016.
DPR Ketok Palu Sahkan Batas Usia Pernikahan 19 Tahun
https://m.cnnindonesia.com (diakses 20 Okotber 2019).
Human Development Report Summay, United Nation Development Programme:
2014.
Ikhsanudin, Muhammad, Siti Nurjanah, Dampak Pernikahan Dini Terhadap
Pendidikan Anak Dalam keluarga, Al I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam,
Vol. V. No.1 Februari, 2018.
Indonesian Human Rights Committee for Social Justice, Siaran Pers: Tim Advokasi
Wajib Belajar 12 Tahun, 2014 en.ihsc.or.id (diakses 18 November 2019).

John Rawls, https//id.wikipedia.org/wiki/ diakses 16 april 2019.
Kementrian Kesehatan RI, Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja, (Jakarta:
Infodatin Pusat Data dan Informasi Kesehatan RI.
Kurniawati, Lia, dkk, Hubungan Antara Tingkat Pendidikan, Status Pekerjaan Dan
Tingkat Pendapatan Dengan Usia Perkawinan Pertama Wanita Di
Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedung kandang Kota Malang, Jurnal
Preventia Vol. 2 No. 1 Juni, 2017.
MK Kabulkan Gugatan Batas Usia dalam UU Perkawinan,
https://www.cnnindonesia.com/ nasional diakses 14 Desember 2018.
Rahman, M. Taufiq, “Keadilan Sosial dalam Pemikiran Barat dan Islam (Studi
Komparatif atas Pemikiran John Rawls dan Sayyid Qutb” Executive
Summery, UIN SGD, Bandung, 2012.
Rif’an, Achmad, “Dinamika Perkembangan Ketentuan Batas Minimal Usia
Perkawinan di Indonesia” Thesis, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2017.
Saubani, Andri, Setelah Putusan MK Berapa Batas Ideal Usia Nikah
Perempuan?,Republika, Desember, 2018.
The World Book of Encyclopedia, Turkey, Vol.19 ,USA: World Book Inc, 1997.
Women Watch, http://www.un.org/ diakses 21 desember 2018.
www.bps.go.id (diakses 9 November 2019

Downloads

Published

21-07-25

How to Cite

Fazat Labaiba. (2021). Analisis Ketentuan Batas Minimal Usia Perkawinan Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 Menjadi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019. Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum Dan Studi Islam, 3(2). https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v3i2.74

Issue

Section

Articles